MENU
  • Juni 21, 2017

25 Proposal EADC2017

DETAIL
EADC merupakan ajang kompetisi dokumenter bagi pemula pembuat film dokumenter dari kalangan mahasiswa. Kompetisi ini merupakan wadah bagi kaum muda peminat dokumenter untuk menyampaikan aspirasi mereka dan respon isu-isu terkini tentang ke Indonesia-an serta menjadi catatan sejarah secara visual dari pandangan kaum muda dalam melihat ke-Indonesiaan-nya. EADC pertama kali diselenggarakan pada tahun 2005, Dalam penyelenggaraannya melakukan roadshow ke berbagai Perguruan Tinggi di seluruh wilayah Indonesia, kemudian menjaring keikutsertaan peserta melalui penyeleksian proposal hingga pitching forum serta memfasilitasi peserta yang memiliki proposal terbaik untuk mendapatkan program beasiswa berupa workshop film bersama para professional filmmaker. Karya berupa film dokumenter akan diikutsertakan dalam berbagai kompetisi, festival film baik nasional maupun internasional.
Juni 21, 2017 | by Eagle

25 Proposal EADC2017

25 PROPOSAL  TERPILIH EAGLE AWARDS 2017 INDONESIA CERDAS

  1. MELAWAN SERAGAM : AGUNG SYARIF NURHIDAYAT & ATHIF ROIHAN  NATSIR  (JAWA BARAT)
  2. MELAWAN PERNIKAHAN DINI DEMI PENDIDIKAN: TINI & SOBIRIN DARSUL FIQRI (JAWA BARAT)
  3. DIAZ “MEMBACA” ORANG LAUT: MUHAMMAD HASBI & M. HASANUL ASY’ARY (RIAU)
  4. MENDENGAR SENYUMAN: CARYA MAHARJA & RADISTI AYU PRAPTIWI (JAKARTA)
  5. JAWABAN DARI PENDRIKAN: MUHAMMAD S.PD & EKO PRASETYO NUR HUTOMO (JAWA TENGAH)
  6. GUBUK BACA GANG TATO: CUT FEBRINA HAPSARI & RISKY KARINA PUTRI (JAWA TIMUR)
  7. BENTENG HUTAN: MUKMIN & ARIED RIYADI (NANGGROE ACEH DARUSSALAM)
  8. SEKOLAH KOLONG TANPA SERAGAM: SYAMSUDDIN & SAMSUDDIN (SULAWESI BARAT)
  9. BEGESOL DI SUNGAI JELAI: ZAINAL MUTTAQIM & M. RANDY FITRAWAN (KALIMANTAN SELATAN)
  10. GURU BLOGGER DARI PELOSOK KALIMANTAN: ABDI FIRDAUS & NOVIAR FIRDAUS (KALIMANTAN SELATAN)
  11. PERAWAT HURUF-HURUF DI KAMPUNG NELAYAN: TANTRY IKA ADRIATI & YULLEN L.E. GULTOM (SUMATRA UTARA)
  12. BEMO PINTAR: FEBRIAN RAMADHAN & NAUFAL ASYOROF R (JAKARTA)
  13. LENTERA DI PUNCAK NGATAPAPU: LUCKY ARIE & NUR MUTHIAWATI (SULAWESI TENGAH)
  14. MIMPI YANG MENJERIT DI KEBUN SAWIT: M.FASHA ROUF & FIKRI ARIGI (JAWA BARAT)
  15. (ME)RAKIT: ISMAIL & ZULI ARIS SETIYANTO (NANGGROE ACEH DARUSSALAM)
  16. WOWIPITS PENGUKIR ASMAT: ASEP NANDA PARAMAYANA & RISKY HENING DWI ASTUTI (JAWA TENGAH)
  17. AUJAT: MELAWAN REALITAS: PROTUS HYASINTUS & HANDYIANUS KOLI BASA BELOLON (PAPUA)
  18. “DI ATAS GENTENG”: IKA YULIANA & SANGGA ARTA WITAMA (JAKARTA)
  19. “NATIKORAE”: SITI MARFU’AH & MOKHAMAD MA’SUM RIDWAN (PAPUA BARAT)
  20. ANAK LORONG ANDROID: M. YUNUS & BABA (SULAWESI SELATAN)
  21. MELUKIS MIMPI ANAK TKI (TENAGA KERJA INDONESIA) DI SARAWAK MALAYSIA: INEU RAHMAWATI & AKHMAD SAIFUDDIN (JAWA BARAT)
  22. KABUT ASA BALING KARANG : IKHSAN & NURHAYATUL  ULFAH (NANGGROE ACEH DARUSSALAM)
  23. SERIBU ASA UNTUK NEGERI SERIBU MOKKO: AAN RATMANTO & SELSIUS IMANUEL M (JAWA TENGAH)
  24. TAIWA MENGAJAR”: ANISSE ALAMI & EKO SUSANTO (JAWA BARAT)
  25. SEKOLAH MINGGU: AGUS ALFINANDA & AHLUL FADLI (RIAU)

SUSUNAN DEWAN JURI:: ADRIAN JONATHAN PASARIBU (KRITIKUS FILM) – ALIA DAMAI HATI (KURATOR FILM) – ARIANI DJALAL (PRODUSER) – DANIEL RUDI HARYANTO (FILMMAKER) DAN WISNU SURYA PRATAMA (FILMMAKER). *KEPUTUSAN JURI TIDAK DAPAT DIGANGGU GUGAT.