MENU
PROMO
  • Juli 25, 2016
10 Semifinalis EADC 2016

Penjurian tahap 3 proposal Eagle Awards Documentary Competition 2016 telah dilaksanakan mulai tgl  13 – 14 Juni 2016, dengan susunan dewan juri sebagai berikut :

  1. Adrian Jonathan (Kritikus film)
  2. Ariani Djalal (Sutradra/Produser Film)
  3. Leila S Chudori ( Penulis/Kritikus Film)
  4. Vivian Idris (Kurator)
  5. John Don Bosco ( MetroTV)

Proses penjurian tahap satu ini menggunakan metode wawancara via skype dan conference call, dibuka peluang untuk mencari dan memilih 10 proposal terbaik.

Berikut 10 proposal yang lolos penjurian dan berhak tampil di Pitching Forum EADC 2016 Indonesia Sehat.

  1. Aku perlu Tahu -  Mufti Rasyid & Fery Sriafandi (Jawa Timur)
  2. Aku Anak Dalam : Bertahan Hidup Di Tanah Terlarang – Ari Kurniawan & Anggi Dwi Putra (Jambi)
  3. Aplikasi Programmer Cilik untuk Wong Cilik yang sakit – Ruth Angela Christie Kirana & Asep Saka Saputra  (DKI Jakarta)
  4. Bidadari Tangguh dari Negeri di Atas Awan -  Aryo Dwi Harprayudi &  Afif Alhariri Pratama (Tangerang )
  5. Kutukan Tak Bertuan (Mitos Indonesia Bebas Kusta 2019) – Rahmi Rizqi & Ariza Saputra ( Aceh)
  6. Mama Amamapare – Yonri Soesanto Revolt & Febian Kakisina  (Papua)
  7. Menembus Luka, Tegakkan Asa: Membangun Kesadaran Bahaya Asbestos Oleh Para Penyintas -  Ivaldo Wibowo & Firman Budiawan  (Jawa Barat)
  8. Merangkul ODHA – Lutfi Yulisa & Muhamad Burhan (Lampung)
  9. Mutiara Hitamku Sayang Yang Malang di Pegunungan Bintang – Firman Budi Setiawan & Nur Hamra (Sumatra Utara)
  10. Senja di Negeri Kyai – Misyatun & Nugroho Pandhu Sukmono asal daerah Jawa Tengah
Share this on: