MENU
PROMO
  • Juli 21, 2016
Inilah proposal terpilih tahap I

SALAM DOKUMENTER

Penjurian tahap 1 proposal Eagle Awards Documentary Competition 2016 telah diselenggarakan mulai tgl 17 – 21 Juni 2016, dengan susunan dewan juri sebagai berikut :

1. Vivian Idris (Sutradara dan Penulis)
2. Wisnu Surya Pratama (Sutradara)
3. Ariani Djalal (Sutradara/ Produser)
4. John Don Bosco (Produser Metro TV)
5. Tedika Puri Amanda (Head Dev. Program Eagle Institute Indonesia)

Proses penjurian tahap satu ini, dibuka peluang untuk mencari dan memilih 50 proposal terbaik. Yang kemudian 50 proposal terbaik ini akan maju ke tahap seleksi berikutnya, yakni penjurian tahap dua, untuk mencari 20 proposal terbaik.

Adapun kriteria penilaian pada penjurian tahap satu ini adalah sebagai berikut ; kesesuaian tema, sudut pandang, kedalaman riset, kedekatan, keunikan ide cerita, potensi visual, feasibilitas produksi.

Dengan mengacu pada proses penilaian yang telah dilakukan secara seksama oleh para juri, maka pada pelaksanaan penjurian tahap satu ini, diputuskan hanya ada 31 satu proposal yang berhak lolos untuk mengikuti proses penjurian tahap dua:
Berikut 31 proposal yang lolos penjurian tahap 1 :

1. Aku Anak Dalam : Bertahan Hidup Di Tanah Terlarang – Ari Kurniawan & Anggi Dwi Putra ( Jambi)

2. Aku Juga Manusia - T. Nasharul Julianda & Reza Fahlevi (Aceh)

3. Aku perlu Tahu - Mufti Rasyid & Fery Sriafandi  (Jawa Timur)

4. Aplikasi Programmer Cilik untuk Wong Cilik yang sakit – karya Ruth Angela Christie Kirana & Tiurma MS Sihombing (Jakarta)

5. Bawa Sampah, Makan Gratis - Rr. Tiara Wahyuningrum & Tamara Adyriswati  (Jawa Tengah)

6. Bara Rahu Bayi Mungil dan Ibu – Karya Dwi Wahyu Muktiono & Muhammad Imam Junaidi (Jawa Tengah)

7. Berobat Ala Temahar – Siti Chusniyah & Fadllul Muna  (Jawa Tengah)

8. Bidadari Tangguh dari Negeri di atas awan - Karya Aryo Dwi Harprayudi & Priscilla Deni (Tangerang, Banten)

9. Doka Loka – Dwi Septiana Alhinduan & Veny Andriyani  (Kalimantan Barat)

10. Dr. Ikan, kompres Asap - Karya Dendi Eka Putra & Suaiana Wulandari (Jambi)

11. Ijah… Berjuang Melawan Tumor colon – Yoseph audrey Praba & Debby Ayuningtyas  (Jakarta)

12. Ironi Tembakau di Negeri Kaya Kretek - Ahmad Nur Shodiqin & Heri Kiswanto  (Jawa Tengah)

13. Klinik Harapan - Vinny Amalia & Devi Risdiana Sari Asal Daerah Semarang (Jawa Tengah)

14. Kusta BUKAN Nista – karya MUHAMMAD SHOLAHUDDIN AZIZ & Widya Maharyani  (Jawa Timur)

15. Kutukan Tak Bertuan (Mitos Indonesia Bebas Kusta 2019) – Rahmi Rizqi & Ariza Saputra. A  (Aceh)

16. Langkahmu Mengobatiku – Rendik Prasetyo & Bibit Barokatul Hasanah (Jawa Timur)

17. Mableun - Karya Mukhlas Syah Walad & Fuad Ridzqi ( Aceh)

18. Mama Amamapare – Yonri Soesanto Revolt & Febian Kakisina (Papua)

19. Mamiara Manua – Muhammad Syukur Wahyu Putra & Agustinus Surya Indrawan  (Kalimantan Barat)

20. Mata Hati – Karya Ririn Lestari & Hermisa Ade Aprila (Jawa Timur)

21. Membumi “Sang Penyembuh” – Abdul mazlan & Erick Airlangga  (Kalimantan Barat)

22. Menembus Luka, Tegakkan Asa: Membangun Kesadaran Bahaya Asbestos Oleh Para Penyintas - Ivaldo Wibowo & Firman Budiawan (Jawa Barat)

23. Merangkul ODHA – Lutfi Yulisa & Muhamad Burhan  (Lampung)

24. Melawan Keterbatasan dengan Memanfaatkan Alam – Budi Setiawan & Lilis Juni Lianda  (Kalimantan Barat)

25. Mutiara Hitamku Sayang Yang Malang di Pegunungan Bintang – Firman Budi Setiawan & Nur Hamra  (Sumatra Utara)

26. Pembebasan Jiwa Jiwa Terpasung - Fajaria Menur Widowati & Mega Triani  (Jawa Barat)

27. Sang Pengadu Sakit – Saris Diding Pamungki & Eko Dedi Widiyanto (Jawa Timur)

28. Senja di Negeri Kyai – Misyatun & Nugroho Pandhu Sukmono  (Jawa Tengah)

29. Setetes Harapan – Ika Yuliana & Sangga Arta Witama  ( Jakarta)

30. Sungai Impian - Adrian Rustam & Amaliyanh Aisyah Rakhmi  (Samarinda)

31. Wirid Banyu - Saris Diding Pamungki & Eko Dedi Widiyanto (Jawa Timur)

Penjurian seleksi proposal tahap II untuk memilih 20 Proposal terbaik akan dilakukan mulai tanggal 23 – 27 Juni 2016

Selamat kepada para peserta yang lolos di tahap 31 besar, bagi yang belum berkesempatan lolos tetap semangat, tetap berkarya dan kami tunggu partisipasinya di Eagle Awards Documentary Competition tahun berikutnya.

Salam
Panitia EADC 2016

Informasi via Lainnya (Sosmed)

Twitter: @eagle_awards

Fans Page: eagle_awards

Share this on: